Belum lama ini masyarakat Kabupaten
Indramayu memperingati hari yang cukup sacral, tepatnya pada tanggal 7 Oktober
2013 diperingati Hari Jadi Kabupaten Indramayu yang ke-468.
Hal ini dilaksanakan mengacu kepada
Peraturan Daerah Kabupaten Daerah Tingkat II Indramayu Nomor 02 Tahun 1977
tentang Penetapan Hari Jadi Indramayu.
Peraturan Daerah tersebut menetapkan bahwa hari lahir Indramayu adalah
tanggal 7 Oktober 1527 M atau tanggal 1 Muharram 934 H.
Tanggal 1 Muharram 934 H yang jatuh pada
hari Jum’at Kliwon merupakan hari yang sacral, tepat sekali kalau hari tersebut
menjadi pilihan orang tertentu termasuk Raden Aria Wiralodra untuk memulai
pengabdiannya di wilayah sekitar Sungai Cimanuk.
Bagi saya yang menarik adalah hasil dari
converse dari kalender Hijriyah ke kalender Masehi. Mungkin pada tahun 1977, ketika itu upaya
penghitungannya memerlukan banyak pikiran dan berlembar-lembar kertas sampai
dihasilkannya tanggal 7 Oktober 1527.
Menghitung mundur penanggalan sampai ketemu angka keramat 450 tahun sebelumnya tentu sebuah kerja keras
yang perlu konsentrasi penuh.
Sekarang, dengan hanya beberapa kali klik,
dapat dihasilkan angka yang mudah-mudahan lebih akurat. Misalnya dengan sarana seperti yang tersedia di web milik departemen agama. Hasilnya adalah sebagai berikut :
Dengan bantuan perangkat sederhana tersebut
maka konversi yang tepat untuk 1 Muharram 939 H adalah 27 September 1527
M. Hari dan pasaran, tepat sama, Jum’at
Kliwon. Angka yang dihasilkan sedikit
berbeda dengan perhitungan manual yang dilakukan para sepuh tahun 1977 yang
lalu. Tidak banyak, hanya sekitar 10
hari saja. Tetapi selisih yang sangat
sedikit sekalipun tentu menjadi sesuatu yang penting diperhatikan bagi
peristiwa sacral seperti Hari Jadi Indramayu yang dirayakan masyarakat luas
setiap tahunnya.
Oleh karena itu, jika memang menurut
bukti-bukti sejarah dan berbagai perhitungan serta pertimbangan lainnya, bahwa
hari lahir Indramayu adalah 1 Muharram 934 H maka Hari Jadi Indramayu bukan
lagi diperingati setiap tanggal 7 Oktober tetapi setiap tanggal 27 September.
Kiranya pendapat ini dapat memperkaya
khazanah berpikir masyarakat Indramayu khususnya, dan berbagai pendapat serta
asumsi lain yang dapat berkembang setelah itu.